5 Cara Merawat Sablon Kaos

Cara merawat sablon kaos – Sablon kaos merupakan salah satu cara untuk menjadikan kaos lebih bernilai, baik secara nilai estetika ataupun ekonomis. Sebagai contoh ialah kaos promosi, bila di berikan desain maka kita akan tertarik untuk memilikinya.

Sablon kaos telah ditemukan sejak dulu, dari jaman cina kuno yang berkembang terus dan masih tetap dipergunakan hingga saat ini. Beberapa metode sablon yang cukup terkenal ialah sablon rubber, sablon plastisol, sablon discharge hingga sablon yang menggunakan mesin yaitu sablon Direct to film ( DTF ).

Sablon kaos menggunakan alat yaitu screen sebagai penyaring dan juga mal, lalu rakel sebagai pengatur tinta, serta tinta sebagai media untuk menumbuhkan desain yang dicetak. Setelah melalui proses sablon tentu kita ingin cetakan desain pada kaos itu bertahan lama, hal tersebut bergantung pada bagaimana kita merawat kaos beserta sablon tersebut.

Perawatan yang tidak tepat bisa membuat sablon menjadi lebih cepat rusak ataupun mengelupas dan luntur. Berikut 5 cara perawatan sederhana namun efektif dalam merawat sablon pada kaos.

 Cara Merawat Sablon Kaos

sablon plastisol


  1. Cuci pada air bersuhu ruang

Air merupakan partikel penting dalam proses pencucian pakaian, namun suhu air yang tidak pas bisa menimbulkan kerusakan pada kaos termasuk dengan sablonya. Untuk menghindari hal tersebut kita bisa memanfaatkan air yang bersuhu ruang.

Yaitu sekitar 300 Celsius. Suhu tersebut tergolong suhu sedang yang tidak panas ataupun dingin. Suhu yang pas bisa mempertahankan bentuk asli dari partikel cotton pada kaos serta kerapatan tinta sablon yang dicetak pada kaos.

Dengan begitu masa pakai dari kaos ataupun sablon bisa menjadi lebih lama serta tetap tampil dengan keadaan prima.


  1. Usahakan Menjemur Dengan Cara Menggantung

Kesalahan umum yang sering kita temui yang juga dapat merusak kualitas dari kaos ataupun sablon ialah menjemur pakaian dengan cara menjepit. Bila kita menjemur kaos dengan cara menjepit hal tersebut bisa membuat permukaan sablon terlipat yang nantinya dapat berimbas mengelupasnya sablon pada kaos.

Nah untuk menaggulanginya kita bisa mulai menjemur menggunakan hanger. Sederhana namun berpengaruh besar pada ketahanan sablon. Menjemur dengan hanger permukaan cetakan datar dan tidak akan menyebabkan patahan.


  1. Jika Menggunakan Mesin Pengering Gunakan Panas Terendah

Panas juga dapat berpengaruh pada permukaan sablon dan juga kaos. Kaos bisa menjadi semakin menyusut bila terus dikenakan pada suhu tinggi. Begitupun dengan sablon, semakin panas bisa membuat sablon meleleh yang nantinya akan membuat sablon saling menempel.

Apalagi pada mesin pengering sangat memungkinkan permukaan kaos melipat yang semakin mempercepat kerusakan permukaan sablon. Namun hal tersebut bisa dicegah dengan menggunakan mesin pengering dengan suhu yang tergolong rendah.

Karena suhu rendah cenderung tidak membuat sablon melelh ataupun menempel dengan permukaan sablon lainya.


  1. Setrika dengan suhu rendah atau setrika khusus cotton

Masih berhubungan dengan panas, alangkah lebih baiknya saat menyetrika suhu disetel dengan suhu yang paling rendah. Atau bila setrika Anda memungkinka untuk melakukan setrika khusus cotton itu akan lebih membantu.

Menyetrika secara langsung pada permukaan sablon dengan suhu yang tinggi bisa langsung merusak permukaan sablon. Sebagai contoh permukaan sablon plastisol, yang dimana tinta plastisol berbasis minyak.

Maka bila dipertemukan dengan panas setrika maka sablon akan langsung melelh dan menjadi rusak. Untuk itu pastikan anda sudah mengatur suhu yang pas untuk menyetrika kaos yang terdapat permukaan sablon.


  1. Biasakan untuk Menyetrika Permukaan Dalam Kaos

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, alangkah lebih baiknya untuk menyetrika kaos sablon dengan cara membalik permukaan kaos ke permukaan bagian dalam. Dengan begitu permukaan sablon akan terhindar bersentuhan langsung dengan panas setrika.

Atau, kita juga bisa memanfaatkan koran atau kain untuk menghalangi permukaan sablon yang akan disetrika. Sehingga sablon tidak langsung bersentuhan dan tidak menyebabkan lengket karena tinta meleleh.

Itulah 5 cara sederhana untuk merawat kaos sablon agar tetap dalam keadaan bagus, dan juga awet. Pastikan untuk merawat kaos dengan benar agar kaos bisa kita kenakan dalam jangka waktu yang panjang.

Jangan lupa mengunjungi social media kami di @windofaapparel untuk mendapatkan tips terbaik akan kaos dan sablon lainya.