Sablon Plastisol Dan Kekuranganya
Sablon plastisol merupakan salah satu sablon tersering dimanfaatkan oleh berbagai kalangan dalam proses mencetak desain kaos. Tak terkecuali bagi para paitia family gathering dalam membuat seragam kegiatanya.
Plastisol dipercaya karena terdapat berbagai kelebihan seperti hasil warna yang tajam, tekstur sablon yang kokoh hingga ketahanan cetakan sablon yang sangat lama. Sehingga si pengguna bisa mengaplikasikan sablon dengan awet. Selebihnya kelebihan dari sablon tersebut bisa kita lihat di sini : https://windofaapparel.com/2026/01/14/6-kelebihan-sablon-plastisol/
Namun di balik berbagai kelebihan sablon plastisol juga menyimpan beberapa kekurangan, akan tetapi dalam pengaplikasianya semua bergantung pada Anda selaku pembuat kaos. Apakah worth it atau tidak dalam membuat kaos custom dengan sablon tersebut. Lantas apa saja kekuranganya ?
Kekurangan Sablon Plastisol
Sama seperti halnya sebuah kelebihan, kekurangan jasa sablon ini juga bisa dilihat dari beberapa faktor. Ada faktor biaya, faktor teknis dan faktor perawatan. Inilah dia selengkapnya :
Proses Pengeringan Yang Cukup Lama
Seperti yang kita ketahui, sablon plastisol merupakan sablon yang memanfaatkan tinta berbasis minyak yang dimana karena secara viskositas minyak memiliki kekentalan lebih dibanding air, maka prose pengeringan lebih lama daripada air.
Hal tersebut terbukti bila kita mencetak desain kaos dengan sablon plastisol, setelah proses pencetakan kita akan dihadapkan dengan proses carding. Apa itu proses carding? Yaitu proses pengeringan atau pematangan hasil cetakan agar tinta menempel dan mengering secara sempurna.
Dan proses carding hanya dilakukan pada metode cetak sablon yang memanfaatkan tinta berbasis minyak untuk mencetak desain.
Harga Yang Cenderung Lebih Tinggi
Dari sisi biaya, sablon plastisol memiliki harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan sablon manual lainya. Hal ini disebabkan karena bahan baku tinta yang digunakan lebih mahal, serta proses yang sedikit lebih rumit dibanding dengan sablon lainya.
Namun bila kita kembali melihat pada hasil dari sablon plastisol, bisa dibilang bahwa cetakan yang dihasilkan sangat memuaskan atau worth it dengan harga yang ditawarkan.
Tidak Tahan Panas

Selanjutnya sablon plastisol memiliki kekurangan yaitu tidak tahan panas. Mungkin beberapa dari kita sudah memahami bila ingin menyetrika kaos yang disablon plastisol tentu tidak boleh menyetrika langsung pada permukaan sablon.
Mengapa demikian ? karena tekstur sablon akan meleleh dan merusak permukaan sablon. Selain itu pada beberapa kasus sablon juga bisa menempel pada setrika sehingga membuatnya menjadi semakin pecah dan rusak.
Untuk itu kita bisa menyetrika kaos dengan cara mengalasi dengan koran atau kertas, atau menyetrika dari bagian dalam. Alias kaos dibalik ke bagian dalam di depan, agar tetap mendapatkan kaos yang rapih namun tanpa merusak tekstur sablon.
Kurang Ramah Lingkungan
Tinta plastisol merupakan tinta sablon yang berbahan dasar pvc dan berbasis minyak. Itulah mengapa hasil cetakan sablon tersebut bisa kokoh dan kuat. Namun di sisi lain bahan baku tinta bisa mencemari lingkungan bila tidak menggunakanya secara benar dan bertanggung jawab.
Hal tersebut terjadi karena pvc tidak langsung begitu saja terurai saat dibuang ke lingkungan bebas. Dari situ pertimbangan lingkungan hidup serta pengolahan dasar sebelum membuan akan menjadi solusi untuk mengatasi limbah sablon tersebut.
Demikianlah beberapa kekurangan dari sablon plastisol. Ingat ulasan ini hanya sebagai masukan dan juga pertimbangan. Karena hal apapun tentu ada nilai positif dan nilai negatifnya.
Bila Anda ingin membeli kaos polos mari kunjungi official website windofa Apparel, dan untuk mengetahui berbagai portofolio yang telah kami kerjakan, Anda bisa mengunjungi website kami di @windofaapparel ingat sablon ingat windofa apparel.
